Rabu, 30 Januari 2013

0 Sistem Eletronic Business



E-business tidak sama dengan dengan e-commerce. e-business jauh lebih luas lingkupnya, lebih dari sekedar transaksi karena mengarah pada pengguna, dengan kombinasi teknologi serta bentuk lainnya dari komunikasi elektronik, untuk memungkinkan dilakukannya jenis aktivitas bisnis apa pun. e-business meliputi e-commerce yang melibatkan pembelian dan penjualan , serta pemasaran dan pelayanan produk, jasa, dan informasi
banyak perusahaan kini menggunakan ti untuk mengembangkan sistem lintas fungsi perusahaan terintegrasi, yang melintasi berbagai batas fungsi tradisional bisnis agar dapat merekayasa ulang dan meningkatkan proses bisnis yang penting di semua lintas fungsi perusahaan. 
hal ini biasanya melibatkan pemasangan software enterprise resource planning (erp), manajemen rantai pasokan (scm) , atau manajemen hubungan pelanggan (crm) 
erp adalah tulang pungung teknologi dari e-business, sebuah kerangka kerja transaksi keseluruhan perusahaan dengan berbagai hubungan ke pemrosesan pesanan penjualan, manajemen dan pengendalian persediaan, perencanaan produksi dan distribusi, serta keuangan. 
crm mengelola hubungan pelanggan melibatkan dua tujuan yang saling berkaitan: pertama, memberi organisasi dan semua karyawannya yang berhadapan dengan pelanggan, satu pandangan lengkap tentang setiap pelanggan di setiap hal dan di lintas semua saluran; dan, kedua, memberi pelanggan satu pandangan lengkap tentang perusahaan dan saluran-salurannya yang luas. 

scm, banyak perusahaan kini menjadikan manajemen rantai pasokan (supply chain management-scm) sebagai tujuan strategis utama dan usaha awal untuk pengembangan aplikasi e-business besar.
scm membantu perusahaan mendapatkan produk yg tepat pada tempat yang tepat dalam waktu yg tepat, dengan jumlah yg tepat serta biaya yang wajar.
sistem informasi produksi mendukung fungsi produksi / operasi yang meliputi semua aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian proses menghasilkan barang atau jasa.

0 Telekomunikasi & Jaringan

Pengertian Telekomunikasi
          Telekomunikasi = pertukaran informasi dalam bentuk apa pun (suara, data, teks, gambar, audio, video)
Tren Industri
          Pasar yang dimonopoli oleh pemerintah beralih ke pasar yang dipenuhi dengan pemasok yang bersaing ketat
          Penawaran jasa telekomunikasi yang beragam mulai dari jasa telepon lokal & global sampai saluran satelit telekomunikasi, radio bergerak, TV kabel, jasa telepon seluler, dan akses internet
          Pertumbuhan yang pesat dari Internet dan World Wide Web menimbulkan berbagai produk, jasa dan penyedia telekomunikasi
          Perusahaan meningkatkan penggunaan Internet dan Web untuk kerja sama dan perdagangan secara elektronik
Tren Teknologi
          Perubahan yang cepat dari teknologi analog ke teknologi digital mengakibatkan:
1.       Kecepatan transmisi yang secara signifikan lebih besar
2.       Pergerakan informasi dalam jumlah yang lebih besar
3.       Ekonomi yang lebih besar
4.       Tingkat kesalahan yang lebih rendah dari teknologi analog
          Perubahan dari ketergantungan pada media berbasis kawat tembaga dan sistem penerimaan gelombang pendek berbasis tanah ke jalur serat-optik dan selular, PCS, satelit komunikasi, dan teknologi nirkabel lainnya
Tren Aplikasi
          Saat ini jaringan telekomunikasi memainkan peran penting dan meluas dalam proses e-business berbasis Web, e-commerce, kerjasama perusahaan, dan aplikasi bisnis lainnya yg mendukung tujuan strategis, manajemen & operasional, baik di perusahaan besar maupun di perusahaan kecil
Revolusi Internet
          Internet dipakai pertama kali oleh Departemen Pertahanan AS
          Sekarang ini internet bukan milik siapa2 lagi
          Bermunculan kelompok2 utk mengatur standardisasi dan penggunaan internet
Lan Nirkabel
          Cth: radio frekuensi tinggi à selular digital
          Cth: radio frekuensi rendah à spektrum sebar
          Standardisasi IEEE 802.11b sering disebut dengan Wi-Fi (Wireless Fidelity)
          Kecepatan Wi-Fi sekitar 11 Mbps
          Utk versi yg cepat 802.11g à 54 Mbps
Prosesor Telekomunikasi
          Modem = prosesor telekomunikasi yg mengubah sinyal digital ke analog atau sinyal analog ke digital
          Multiplexer = prosesor telekomunikasi yang memungkinkan saluran komunikasi tunggal utk melakukan transmisi data secara simultan dari banyak terminal
Software Telekomunikasi
          Fungsi software telekomunikasi:
        Manajemen arus
        Keamanan
        Pengawasan jaringan
        Perencanaan kapasitas
          Cth: HPView, NetSight, dll
Topologi Jaringan
          Topologi Ring
          Topologi Star
          Topologi Bus

Senin, 19 November 2012

0 Sistem Informasi BAB 1



System informasi Bab 1
System abstrak dan system fisik

Sistem Abstrak: Sistem yang berisi gagasan atau konsep (Contoh: Sistem Teologi -> hubungan Manusia, Alam dan Allah)

Sistem Fisik: Sistem yang secara fisik dapat dilihat (Contoh: Sistem Komputer, Sistem Transportasi, Sistem Perguruan Tinggi)

System alamia dan system buatan

Sistem Alamiah: Sistem yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia (Contohnya: Sistem Tata Surya)

Sistem Buatan: Sistem yang dibuat oleh manusia (Contohnya: Sistem Komputer, Sistem Mobil, Sistem Telekomunikasi)
System tertentu dan system tak tentu

System tentu : Sistem yang cara beroperasinya sudah dapat diprediksi, interaksi-interaksi didalamnya dapat dideteksi dengan pasti dan outputnya dapat diramalkan. Misalnya : pengolahan data (komputer)

Sistem tak tentu : Sistem yang tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas. Contonya: perkiraan cuaca, masa depan
open gambar:

1. Komponen Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia. Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.

2. Boundary (Batasan Sistem) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.

3. Environment (lingkungan Luar Sistem) Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

4. Interface (Penghubung Sistem) Penghubung merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu sub sistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berinteraksi dengan sub sistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.

5. Input (Masukan) Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.

6. Output (Keluaran) Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.

7. Proses (Pengolahan Sistem) Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.

8. Objective and Goal (Sasaran dan Tujuan Sistem) Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

Definisi Sistem Informasi
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

Definisi Sistem Komputer
Suatu Jaringan Elektronik yang terdiri dari Hardware maupun Software bekerja sama : memasukkan input, menerima input, memproses input, menyimpan perintah2, dan menghasilkan output yaitu informasi

open gambar:
MODEL SISTEM SECARA UMUM




Sabtu, 17 November 2012

0 pengertian system dan karakteristik system





PENGERTAN SYSTEM
System abstrak dan system fisik
Sistem Abstrak: Sistem yang berisi gagasan atau konsep (Contoh: Sistem Teologi -> hubungan Manusia, Alam dan Allah)
Sistem Fisik: Sistem yang secara fisik dapat dilihat (Contoh: Sistem Komputer, Sistem Transportasi, Sistem Perguruan Tinggi)

System alamia dan system buatan
Sistem Alamiah: Sistem yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia (Contohnya: Sistem Tata Surya)
Sistem Buatan: Sistem yang dibuat oleh manusia (Contohnya: Sistem Komputer, Sistem Mobil, Sistem Telekomunikasi)

System tertentu dan system tak tentu
System tentu : Sistem yang cara beroperasinya sudah dapat diprediksi, interaksi-interaksi didalamnya dapat dideteksi dengan pasti dan outputnya dapat diramalkan. Misalnya : pengolahan data (komputer)
Sistem tak tentu : Sistem yang tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas. Contonya: perkiraan cuaca, masa depan


KARAKTERISTIK SISTEM
1. Komponen
Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia.
Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.
2. Boundary (Batasan Sistem)
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.
3. Environment (lingkungan Luar Sistem)
Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
4. Interface (Penghubung Sistem)
Penghubung merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu sub sistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berinteraksi dengan sub sistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.
5. Input (Masukan)
Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
6. Output (Keluaran)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
7. Proses (Pengolahan Sistem)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
8. Objective and Goal (Sasaran dan Tujuan Sistem)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.